pada hujan yang baru saja berlinang
pada langit yang kian mengelam
pada hari yang makin mengusai
kutitip sepucuk rindu
pada jendela yang masih berdecit
pada atap yang tampak menganga
pada detik-detik yang telah lalu
kutitip sepucuk rindu
pada -Mu yang meruah di sukma
pada nya yang tengah berpeluh
pada nya, puisi terindah yang dari tadi minta aku pergi ke rumah sakit
Gini nih, kalau lagi sakit. Inget aja sama seseorang yang dipanggil "ibu". Parah ya? Iya parah emang, entah ini rahmat atau musibah, mungkin Ia hanya ingin mengingatkan, alhamdulillah
Masih berkutat dengan setumpuk pekerjaan, ada agenda yang terpaksa dicancel karena ga dapet izin dari keluarga RKS. Ah, how a care! Hmm, it's ok. Entah ini rahmat atau musibah, mungkin Allah hanya ingin diri ini istirahat sejenak, alhamdulillah
Anyway, maaf itu tulisan yang di atas agak absvrd ya. Tapi beneran lagi kangen berat sama ibu, yasudahlah, toh sejenak tidak bertatap muka untuk melakukan (insyaAllah) sebuah kebaikan
Lama ga buka blog, lama ga ngunjungi juga yaa? Gapapa, selow. Gimana-gimana? Itu desain hasil belajar di pertemuan FLP Bogor ahad silam. Belum beres juga sih sebenernya, tapi gapapa. "Proses", remember? hehe *ngeles
Udahan yaa, jangan lupa jaga kesehatan, kebaikan harus beriringan dengan prosesnya yang baik pula. Oh iya, jangan lupa nelfon keluarga di rumah (buat yang LDRan, SAMA KELUARGA, bukan sama yang lain *ehups)
Lemme take off my glasses,
Al-Biruni

Desainnya simpel tapi jauh lebih ngena. Btw, tulisan di bawah smells of rainnya kurang nampak. So far, best lah 👌
BalasHapusWaaah, dibaca sama penulis wkwk aku maluuu :3
HapusJazakillah azureeee