what's the matter?
Assalamu'alaikum...Boleh kan bikin coret-coretan lagi?
Hmm, Allahumma shayyiban naafi'an. Alhamdulillah, Tegal lagi hujan nih. Barusan nitip salam buat beberapa orang yang lagi butuh aku di sampingnya lewat dia sih, semoga dia (re: hujan) tak lupa menyampaikan.
what's the matter?
Anyway, ada apa ya? Kok nulis lagi? Ya itu dia, justru itu, "what's the matter?"
Actually, there's something bad that make me feel guilty, fool, blablabla. But, it's ok, gwencana kalau kata orang Korea.
what's the matter?
Oh iya, beberapa hari yang lalu baru beresin sebuah lagu, project bareng yang belum sempet dirampungin. Sebagian liriknya (versi aku yaa) gini:
Muslimah, pancarkan pesonamu
Muslimah, pancarkan cahaya hatimu
Na na na na na na na 3x
Hari-harimu slalu dipenuhi dengan cerita baru
Senyum bahagia slalu menghiasi indah harimu
Tapi ternyata tak ada yang berbeda
Dirimu juga hambaNya pula
Tak lepas dari cobaan dan tantangan
Reff: Muslimah, pancarkan pesonamu oh
Muslimah, pancarkan cahaya hatimu
Muslimah, jadikan Allah satu-satunya tempat berlindungmu, tempat bergantungmu
Tetap tegar
Jadilah berdikari
...
Nyanyi sendiri aja yaa, tebak-tebak aja chord dkknya.
Itu lirik "kebikin" pas lagi nguatin diri kayanya haha.
what's the matter?
Apa masalahnya? Nah, itu dia. Terkadang kayanya kita salah deh memandang kalau suatu hal itu adalah masalah. Karena sebenernya masalahnya tuh ya latar belakang si masalah tadi. Dan mungkin masalah utamanya ada di belakangnya lagi. Atau semakin di belakangnya. Terus emang kenapa kalau itu masalah?
Hmm, bukannya udah jelas firman Allah satu ini:
"Allah tidak akan membebankan seseorang melainkan sesuai kesanggupannya." (Al-Baqarah: 286)
Nah, itu alasannya ada masalah. Dan lagi pula:
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (Al-Insyirah: 5-6)
what's the matter?
Allah selalu punya maksud tertentu -sengaja ga bilang 'terkadang' di sini-. Mungkin Allah mau kebangkitan kita nantinya lebih abadi, sehingga tidak menyegerakan. Atau sesuatu yang menurutNya lebih baik dari itu.
so, what's the matter?
Pict 1. He's Matter. McQueen's friend, hehe (Film "Cars")
Aku ingat kisah gelas plastik. Kau mengingatnya? Seseorang yang menyerupakan hati yang tersakiti dengan gelas yang terbanting. Katanya, "ia tak dapat kembali seperti semula". Benarkah? Seketika lawan bicaranya hanya mengatakan "ini gelas plastik".
Ya, aku tak bermaksud me'lucu', memang~
Sudahlah, masih banyak hutang. Thank's for being there, guys :)
Hareudang,
-Al-Biruni-


