• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Sabtu, 21 November 2015

The Sader will be Brighter

Bismillah...

Bulan masih nampak terang di langit kota hujan. Ini malam, nyaris dini hari, tepatnya. Ditemani dengan sepotong martabak dari saudariku (sesama muslim itu saudara, kan?), dan beberapa teguk air mineral, aku mulai menggores kembali tinta-tinta yang nyaris kering di kertas yang tak kurang dari kadar usang. Kabarku? Ah, tak perlu kau tanya. Masih bisa tersenyum seperti biasanya, alhamdulillah.
Selamat datang, sebelumnya. Mungkin belum banyak yang bisa kau ketahui dariku. Hmm, salam kenal.

Masih teringat sisa potongan hari sebelum ini, terlalu berjarak singkat rasanya jika kusebut kemarin. Tak banyak aktivitasku di hari itu. Tak seperti biasanya, apapun itu, alhamdulillah, it's a precious thing, right?
Seperti biasa, jumat adalah waktunya kelas Kimia Fisik 1. Sekitar dua jam tiga puluh menit digunakan dan dihabiskan untuknya. Tak apa, ini rutinitas menyenangkan.
Seusai kelas, aku dan seorang saudariku memutuskan untuk bersantap sebelum siang.
Hingga kami memutuskan untuk memenuhi hak tubuh ini di sebuah tempat.

"My friend said to me that the sadest person is a brightest person", ujarnya sembari menunggu pesanan kami tersedia di meja.
"Hmm...setuju. 'Cause the sader will be brighter", timpalku.

Entah apa yang ada di dalam diri. Seketika di dinding-dinding angan tersaji wajah-wajah yang senantiasa tersimbah peluh, darah, dan air mata. Namun mereka adalah orang-orang yang begitu "bersinar".

The sader will be brighter.

Ada pula orang-orang dengan seabrek pengalaman pahit, namun tetap menjalani hari dengan senyuman yang tak terkalahkan oleh sinar mentari tiap detiknya.

The sader will be brighter.

Lebih jauh, anganku semakin mengembara. Kini ia sampai di Gaza rupanya. Wajah-wajah yang akan menghiasi syurga tersaji disana. Rasanya mereka adalah "sader", ya tentu saja dibanding kita. Namun, justru merekalah orang-orang yang benar-benar bersedia mewakafkan diri untuk perjuangan demi agamanya, ummatnya. Brighter, surplus ruhiyah, masyaAllah.

The sader will be brighter.

Namun, bukan berarti perlu "be a sader" untuk "be a brighter" dong. Rasanya tak ahsan jika berpikir sependek itu. Hmm...

Wallahu a'lam


Ditulis di bawah langit malam-Nya,
Al-Biruni

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

Dramaga, Bogor, West Java, Indonesia

Phone number

+(62) 857 1363 9668